Cinta ini milikmu ibu...
"Rosa, bangun.. Sarapanmu udah ibu siapin di meja."
Tradisi ini sudah berlangsung 26 tahun, sejak pertama kali rosa bisa mengingat tapi kebiasaan ibu tak pernah berubah.
"Ibu sayang. ga usah repot-repot ma, aku sudah dewasa."
pinta rosa pada Ibu pada suatu pagi. Wajah tua itu langsung berubah.
Pun ketika sang Ibu mengajak rosa makan siang di sebuah restoran. Buru-buru kukeluarkan uang dan rosa membayar semuanya, ingin rosa membalas jasa sang Ibu selama ini dengan hasil keringat Rosa.. Raut sedih itu tak bisa disembunyikan.
"Kenapa Ibu mudah sekali sedih?", Rosa hanya bisa mereka-reka, mungkin sekarang fasenya Rosa mengalami kesulitan memahami Sang Ibu karena dari sebuah artikel yang pernah dibaca rosa.. orang yang lanjut usia bisa sangat sensitive dan cenderung untuk bersikap kanak-kanak. tapi entahlah..Niat Rosa ingin membahagiakan malah membuat sang Ibu sedih. Seperti biasa, Ibu Rosa tidak akan pernah mengatakan apa-apa.
Suatu hari rosa memberanikan diri untuk bertanya :
"Bu, maafin rosaa kalau telah menyakiti perasaan Ibu. Apa yang bikin Ibu sedih?" sambil menatap dalam ke sudut-sudut mata sang Ibu, ada genangan air mata di sana. Terbata-bata sang Ibu berkata :
"Tiba-tiba Ibu merasa kalian tidak lagi membutuhkan Ibu. Kamu sudah dewasa, sudah bisa menghidupi diri sendiri. Ibu tidak boleh lagi menyiapkan sarapan untuk kamu, Ibu tidak bisa lagi jajanin kamu. Semua sudah bisa kamu lakukan sendiri". Sambil terus menyucurkan air mata ke-Ibuannya.
Ah...!!!.. Ya Tuhan, ternyata buat seorang Ibu.. bersusah payah melayani putra-putrinya adalah sebuah kebahagiaan. Satu hal yang tak pernah kusadari sebelumnya.. Niat membahagiakan bisa jadi malah membuat orang tua menjadi sedih karena kita tidak berusaha untuk saling membuka diri
melihat arti kebahagiaan dari sudut pandang masing-masing.". Itulah segelintir pikiran rosa saat itu yang tiba2 menyadari akan keadaan ini.
Diam-diam Rosa merenungkan. Apa yang telah Rosa persembahkan untuk Ibu dalam usia rosa sekarang ?, Adakah Ibu bahagia dan bangga pada putrinya?. Ketika itu Rosa bertanya pada sang Ibumama. Sang Ibu menjawab :
"Banyak sekali nak kebahagiaan yang telah kamu berikan pada Ibu. Kamu tumbuh sehat dan lucu ketika bayi adalah kebahagiaan. Kamu berprestasi di sekolah adalah kebanggaan buat Ibu. Setelah dewasa, kamu berprilaku sebagaimana seharusnya seorang hamba, itu kebahagiaan buat Ibu. Setiap kali binar mata dan kebahagiaan kamu mengisyaratkan kebahagiaan di situlah kebahagiaan orang tua."
Lagi-lagi rosa hanya bisa berucap :
"Ampunkan aku ya Tuhan kalau selama ini sedikit sekali ketulusan yang kuberikan kepada Ibu. Masih banyak alasan ketika Ibu menginginkan sesuatu." Betapa sabarnya IBU melalui liku-liku kehidupan..". Diiringi air mata yang tak tertahankan dari beningnya mata rosa.
Ibu rosa seorang yang idealis, menata keluarga, merawat dan mendidik anak-anak adalah hak prerogatif seorang ibu yang takkan bisa dilimpahkan
kepada siapapun.
"Ah, maafin kami mama..... 18 jam sehari sebagai "pekerja" seakan tak pernah membuat Ibu lelah.. Sanggupkah aku ya Tuhan?. Itulah segelintir dosa rosa....
"Rosa, bangun nak.. sarapannya udah Ibu siapin di meja.. " .
Mendengar suara lembut sang Ibu, Kali ini rosa melompat segera.. membuka pintu kamar dan merangkul sang Ibu dengan sehangat mungkin,
Ia ciumi pipinya yang mulai keriput, ia tatap matanya lekat-lekat dan terucaplah sebuah kalimat dari mulut rosa..
"Terimakasih mama, aku beruntung sekali memiliki mama yang baik hati, ijinkan aku membahagiakan mama."
Ia melihat binar itu memancarkan kebahagiaan..
"Cintaku ini milikmu, Ibu. Aku masih sangat membutuhkanmu.. Maafkan aku yang belum bisa menjabarkan arti kebahagiaan buat dirimu.."...
Sahabat.. tidak selamanya kata sayang harus diungkapkan dengan kalimat
"Aku sayang padamu.". Namun begitu, Tuhan menyuruh kita untuk menyampaikan rasa cinta yang kita punya kepada orang yang kita cintai..
Ayo kita mulai dari orang terdekat yang sangat mencintai kita, Ibu....Walau mereka tak pernah meminta. Percayalah.. kata-kata itu akan membuat mereka sangat berarti dan bahagia..
"Ya Allah, cintailah Ibuku, beri aku kesempatan untuk bisa membahagiakan Ibu. Dan jika saatnya nanti Ibu Kau panggil, terimalah dan jagalah ia disisiMu.. Titip Ibuku ya Rabbi.."..inilah segelintir do'a Rosa untuk sang Ibu tercinta diakhir cerita ini...
Untuk dan oleh semua Ibu yang mencintai anak-anaknya dan semua anak
yang mencintai Ibunya..
HAPPY MOTHERS DAY FOR IBU....buat semuanya yang masih ada ibu ucapkanlah rasa terima kasih atas semua kasih sayang yang diberikan kepada kita
SEKIAN






