Another poem
air mata yang jatuh melingkari mata
melukiskan sebuah garis kerinduan
mendambakan sesosok keangkuhan
tak ingin lepas jauh dari khayalan
palagi terjerumus dalam lembah dunia
keterikatan terhadap segalanya membuatnya rapuh
penampilan jiwa yang tergambar pada dirinya melemah
keinginan untuk berpaling tak pernah kembali
bahkan ia kini terlempar dalam jurang kenistaan
izinkan aku tuk meraih dirimu walau sesaat
bolehkan aku tuk menyeka air matamu
perkenankan aku tuk menerimamu dalam dekapku
perlihatkan padaku bahwa aku tak layak bagimu
anggap saja aku tak pernah ada dalam mimpimu
anggap saja kita baru bertemu saat ini
anggap saja love on the first sight itu benar
anggap saja aku garis yang tak pernah kau duga
anggap saja kau bermimpi yang lain dari ini
anggap saja hidupku dan hidupmu tak sejalan
tapi aku akan tetap menunggu
dan aku tak kan pernah mencoba tuk meraihmu


0 Comments:
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home