OOT = Gak Jelas
Pengen OOT bentar ah,....
Dunia... dunia...
Di antara kesemuan yang bersemayam, terlihat sedikitpun tidak rasa keindahan abadi. Mimpi itu bahkan tak kan terwujud jika aku masih tetap berada di sini. Yah, aku di sini terdiam terduduk dan membatu. Bingung, berantara di puncak nadir. Yang sinar mentari seolah menembus terpaksa. Mungkin ini yang disebut kesenjangan dalam rasa atau perasaan ketika senja. Aku tak tahu...
Gundah gulana menerpa bak terjangan ombak yang menghancurkan batu karang. Andai saja saat itu aku berada di kumpulan puing-puing dedaunan, entah kan dibawa kemana jasad ini. Balasan yang diinginkan yang tak kunjung datang seperti tatapan macan kumbang terhadap mangsanya menanti penuh harap waktu akhir penerjangan. Memang tak seperti yang diinginkan....
Hah... (menghela nafas panjang)
Apalah artinya hidup jika tak diisi dengan hal yang berharga. Sebuah kata yang terbersit dalam benak temanku saat itu ia berbicara menanggapi persoalan hidup yang tak kunjung tuntas. Keputus asaan terbersit untuk menjelma menjadi keindahan semu yang melenakan. Sedikitpun aku tak menolaknya.
Udah ah...


0 Comments:
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home